Lahir di Gunung Kidul, 4 Mei 1986. Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Wahono dan Semi ini hidup dalam kesederhanaan. Sang Ayah sebagai tenaga kerja bangunan di kampung dan Ibu sebagai ibu rumah tangga. Keterbatasan ekonomi membuat seluruh anggota keluarga harus lebih giat bekerja untuk memperoleh tambahan penghasilan dengan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.

Ari hanya sempat mengenyam pendidikan tingkat SMP. Lulus SMP tahun 2003, Ari tidak melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya karena harus membantu ekonomi orang tuanya dengan bekerja di sebuah home industry pembuatan blangkon milik tetangganya. Pekerjaan ini Ia tekuni selama kurang lembih 5 bulan. Tahun 2004, Ia tinggalkan Gunung Kidul mencoba mengadu nasib di kota Yogyakarta dengan bekerja di Perusahaan Foto Kopi sebagai tenaga finishing. Tahun 2006, mulailah Ari bekerja di Gama Exacta sebagai Office Boy di Kantor Divisi Percetakan. Setahun kemudian dipercaya menjadi staff finishing. Selama menjadi staff finishing, Ari rajin belajar mengoperasikan mesin cetak ukuran yang kecil (mesin toko) hingga akhirnya diberi tanggung jawab sebagai operator mesin toko.

Karena prestasi kerjanya dinilai bagus serta semangat belajar dan kerja kerasnya yang begitu tinggi, maka oleh  pimpinan, Pria yang memiliki cita-cita ingin menjadi pengusaha sukses ini, dipercaya untuk menjadi operator mesin cetak Oliver 58. Pekerjaan ini Ia tekuni hingga sekarang.

Sebagai orang Gunung Kidul yang memiliki karakter kerja keras, Pria yang menikah tahun 2017 dengan gadis Wonogiri ini, memiliki usaha sampingan sebagai produsen makanan cemilan berupa bakso goreng. Kegiatan ini Ia lakukan, kecuali mencari tambahan penghasilan dimaksudkan pula memberi kesibukan pada sang istri. Ketika lembaga mengembangkan usaha dengan membuka Gama Exacta On Line, Bapak satu anak ini dipercaya untuk ikut menangani Production Planning and Order Control.